Masa Muda Luar Biasa

Sebenarnya aku menulis ini, aku juga nggak tau motivasinya apa. Butuh pertimbangan berulang kali sebelum akhirnya aku mampu mengambil pena dan merangkai kata demi kata diatas secarik kertas. Semoga melalui coretan-coretan singkat ini, bisa mendatangkan manfaat untuk teman” dan menjadi bekal untuk akhiratku nanti.aamiin…
“Pacaran”. Sampai detik ini aku belum menemukan apa definisi dari pacaran. Mungkin, teman” yang sedang atau punya niat untuk mengenal itu, bisa memberitahu aku definisinya supaya aku mengerti. Bosan ahh,bahas ini.kenapa harus ngambil tema ini, kaya gak punya tema lain aja. Tapi aku lebih bosan lagi melihat banyak anak muda diluar sana yang mengisi waktu emasnya dengan kegalauan tidak jelas. Dan aku semakin bosan lagi ketika mendengar kalimat-kalimat seperti ini,”ini udah 2017 loh gaess, masa iya masih jomblo ajaa”. Sebenarnya bukan karena nggak pacaran yang bikin aku malas untuk mendengar itu. Tapi karena menurutku gak penting ajaa. Sayang kan, masa muda diisi dengan hal” seperti itu. Tapi kamu juga pernah kan nin?Jadi jangan sok nasihatin orang deh. Iya teman” , aku pernah tapi itu dulu sebelum hidayah datang menyapaku. Aku pernah terlibat dalam kasus pacaran itu, aku pernah galau tidak jelas, tapi itu ketika aku belum sadar dan belum ketemu ilmunya.

Kalau aku boleh memutar waktuku, mengingat” masa itu ajaa aku enggan apalagi untuk terlibat lagi kedalamnya. Mang sekarang masih jamannya pacaran??buat yang belum terjerumus ke hal itu, aku beritau, mending jangan deh. Nggak ada untungnya teman”. Untuk yang pacaran coba deh jawab pertanyaanku. Dalam hati juga gak apa”.biar gak kedengaran. Soalnya itu dosa loh,,itu aib loh,,,.untungnya kalian pacaran apa sih? Udah ketemu belum jawabannya? Nggak ada kan?? Ada yang menemukan jawaban buat motivasi, menikmati masa muda, biar dianggap keren, biar kebarat”an…ada lagi gak selain yang aku sebutkan tadi? Bingung kan mau jawab apa? Apa ada jawaban yang lebih keren dari itu???Sunnah Rasul mungkin,,Kalau sunnah rasul, aku juga mau..

Yang teman” bilang memotivasi itu gak ada sama sekali. Aku bilang seperti ini karena berdasarkan pengalaman soalnya.hehehe. Motivasi belajar lah, motivasi ibadah lah,, jadi alarm kebaikan lah dan apapun itu semuanya bohong. Motivasi belajar, belajar bareng maksudnya atau sholat berjamaah? Tanpa pacaran juga, aku   tetap termotivasi buat belajar. Malah lebih fokus. Yang memotivasi kita mau belajar itu karena kita punya target, punya cita”. Bukan karena sidia yg gak jelas itu. Soal ibadah, alarm kebaikan? Bohong itu. Kalau alasannya krna ibadah atau alarm kebaikan untukmu, nggak mungkin dia mau pacaran. Kan pacaran bukan kebaikan. Kamu berulang kali khatam Al-Qur’an. Berulang kali membaca Surah Al-Isra ” La Takrobu Zina” ( Jangan Dekati Zina) tapi masih juga kamu langgar? Apa itu yang kamu sebut motivasi? Apa itu yang kamu sebut sebagai alarm kebaikan. Tapi kan aku tidak berzina? Kata siapa? Zina itu banyak bentuknya teman”. Kamu menatapnya dengan penuh cinta, itu zina mata namanya, Kamu memikirkannya siang malam, Itu Zina otak namanya, kamu memegang sesuatu yg belum menjadi hakmu, itu zina tangan. Kamu telfonan atau menjalin komunikasi , itu zina suara namanya. Ketat sekali Islam mengatur hubungan pertemanan antara laki” dan permpuan. Tapi kan pacaran nggak ngapa”in? Ya udah kalau nggak ngapa”in ,yaa ngapain pacaran. Tapi aku cinta bangat,, Tapi aku suka bangat sama orangnya. Gak salah kok jatuh cinta, yang salah adalah cara kamu menjaga cinta itu. Teman” tidak ada cinta sebelum pernikahan. Kalaupun ada, itu hanya hawa nafsu saja. Sabaar,,,Lawan ituuu. Isi masa muda dengan prestasi. Waktu terus berjalan meski kamu tak pacaran. Sibukkan diri dengan terus memperbaiki diri.

Coba diingat”, kasihan yaa orang” yang pacaran.Kenapa? Orang” pacaran kan biasanya dituntut untuk setia. Iya gak? Kasihan bangat. Padahal diluar sana ada banyak cowok” keren, wanita” yang lebih keren. Karena pacaran yang tidak halal itu kita kehilangan kesempatan untuk kenal sama mereka. Lebih baik berteman saja sambil mencari siapa yang pantas untuk kita nantinya. Tapi ingat temanan yaa bukan TTM atau PHP. TTM,PHP, dan pacaran itu sama saja. Semuanya sama” mendekati zina.

Aku envyy bangat sama mereka” yang masih setia menjaga diri untuk tidak terlibat kasus itu. Iriii bangat. Untuk mengingat aku pernah pacaran saja ,maluu bangat. Nyesal bangat pokoknya. Untuk mengingat pernah TTM atau PHP ajaa,,Astagfirullah,,kemana yaa otakku waktu itu. Lagi tidur kali yaa,,hehe. Masa lalu yang tidak pantas untuk diingat kembali. Diingat untuk dijadikan pelajaran ajaa.

Teman”, ingat!!! Perempuan itu tabiatnya suka diperhatiin. Suka dimanja. Pengalaman soalnya. Tapi, tolong teman” jaga diri. Jaga kesucian diri. Bentengi diri kita dengan iman. Minta kekuatan sama Allah. Aku suka sedih sekali kalau melihat berita sekian persen wanita tidak perawan lagi. Sediih bangat.

Jaga diri wahai sahabat”q . Jangan jadi perempuan yang mohon maaf saya katakan ini .perempuan yang murah. Apa itu murah? Apa” mudah. Mudah diajak nonton, mudah diajak hang out, mudah diajak jalan, mudah di colek sana, colek sini dan mudah di apa”in. Gak mau jadi bahan percobaan kan? Tidak mengapa kita dikatain sok jual mahal. Tidak mengapa kita dibilang, jangan terlalu fanatik, nanti nggak ada cowok yang mau dekat sama kamu. In Shaa Allah, cowo yang nggak mau dekat  itu emang tidak pantas untuk dapatin sekeping hati baik kita. Jadilah wanita yang mahal. Jaga diri baik”. Masa muda jaga kesucian diri. Isi dengan prestasi. Kata OSD, Nanti in Shaa Allah ada pangeran berkuda putih yang akan melamarmu. Hehehe

Sabaar,,,tenang. Indah pada waktunya nanti.

Teman” ingat!!! Allah sudah mengingatkan bahwa kau bisa mendapatkan pasangan yang sholih dan sholihah kalau dirimu juga sholih dan sholihah. Laki-laki ada 2 jenis.laki” baik dan laki” jahat. Laki” baik itu sedikit dan Laki” jahat itu banyak.Sementara wanita itu ada 3 jenis. Wanita baik, wanita jahat dan wanita ditengah”(baik dan jahat). Wanita baik itu sedikit, wanita jahat banyak namun yang paling banyak adalah wanita baik dan jahat. Lalu pertanyaannya, wanita yang baik dan jahat ini pasangannya siapa? Yaa sudah pasti yg punya jumlah yang banyak tadi yaitu laki” jahat..Jadilah yang sedikit itu meski kau merasa terasingkan bukankan ISLAM datang dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing pula. Teman”, sekarang waktunya lajang. Banyak sekali waktu kita untuk belajar. Isi diri dengan ilmu sebanyak”nya. Masa muda adalah masa” yang hawa nafsunya lagi tinggi”nya. Tapi ada sebagian dari masa muda dari para pemuda yang menekan hawa nafsunya dan memilih untuk beribadah kepada Allah. Itulah golongan yang kata Rosul:

” ada 7 golongan yang akan dinaungi oleh Allah dimana tidak ada yang menaunginya kecuali Allah adalah salah satunya pemuda” yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah. Allah mengapresiasi masa muda luar biasa kata Allah”.

Kau tau ilmunya. Kau tau pacaran itu dilarang oleh Allah. Tapi kenapa kau berkhianat??Jangan campur adukkan antara yang haq dan bathil teman”. Siangnya kamu pacaran, Malamnya kamu tahajud memohon Ampun pada Allah tapi besoknya kamu pacaran lagi. Itu namanya kamu mencampur adukkan antara yang benar dan salah. Kalau saja pacaran itu halal dan sunnah rasul, aku sudah pasti melibatkan diri. Tapi, aku lebih mencintai Tuhanku, Aku mencintai Rasulku, Aku mencintai kedua orangtuaku dan aku mencintai dia yang akan menjadi jodohku kelak. Katakan pada diri masing” kalau aku menjaga diri dengan baik, dia yang entah aku tidak tau siapa itu juga pasti akan menjaga dirinya dengan baik. Allah itu Maha Membolak-balikkan hati manusia.Tapi semoga Allah senantiasa menetapkan hati kita, hati teman” yang lagi hijrah hanya pada agamaNYA.Istiqomah itu suliiit sekali.Tapi jika segala sesuatu dikerjakan dengan niat dan tekad yang kuat serta menyertakan Allah didalamnya, IN Shaa Allah Akan selalu ada jalan untuk hambaNYA yang mau berubah menuju lebih baik dan semakin mendekat padaNYA. Aamiin,,,,

Thanks for Reading

Semoga Bermanfaat…..                                                            

Tuhan Pasti Ngasih Apa Yang Kita Minta

​Satu hal yang paling saya segani adalah minta uang sama orang tua atau siapapun itu. Bukan karena orang tua gak mau ngasih, tapi gak mau jadi beban buat mereka aja.Kamu kan masih tanggung jawab orang tuamu nin? Iyaa,,aku tau. Tapi orangtuaku juga tanggung jawabku. Sedih aja kalau harus berkata,ma..pa…uangku habis.Kirimin dong!!! Sampai kapan mau seperti itu? Tunggu sampai lulus kuliah? Tunggu sampai punya gelar dan dapat pekerjaan? Tanya dirimu? Berapa umurmu sekarang? 19 tahun kok masih merengek minta uang sama orang tua..Apalagi cowok!!!Kenapa cowok? Memangnya bedanya cewek sama cowok apa?? Yaah jelas beda lah. Fisik ajaa beda. Situ mau dikatain “cantik” atau “banci” ??hehehe. Gak mau kan??? Nih aku kastau buat para cowok”,,cowok itu nanti bertanggung jawab buat cari nafkah untuk keluarganya nanti.Kalau umurnya sudah 20 tahun keatas tapi masih bergantung sama orang tua, gimana nanti?? Mau bergantung sama istrinya?? Hehe,,bercanda teman”. Tapi benar kok..iyaa kan?? Tuh buat para cowok yang katanya kuat buktiin dong…hehehe

Dulu nih teman”, 2 tahun yang lalu waktu aku pertama kali merantau, pikiran awalnya itu begini ” wahh enaak nih dapat uang bulanan dari orang tua. Waktu itu 500K per bulan. Kalau tinggal dirumah kan gak mungkin dikasih 500K per bulan. 1000 ajaa masih tanda tanya???hehe..500K waktu itu digunain buat uang jajan+uang keperluan sehari” selama sebulan diluar uang kos. Anak kos kan biasanya masak, tapi waktu itu aku nggak karena pertama kali merantau bukan untuk kuliah tapi kursus bahasa inggris di kampung inggris, pare, kediri, jawa timur. Aku bangga bangat punya orang tua yang restuin anaknya belajar jauh” ke pulau jawa hanya untuk belajar bahasa inggris. Luar biasa lah dipokiranku.(i love you mom & dad). Aku diantar ayahku kesana. Setelah itu ditinggal. Sedih gak? Bangat. Rindu gak? Bangat. Takut gak? Hmmm lebih-lebih itu. Takut bangat karena waktu itu benar- benar sendiri dan gak punya teman sama sekali. Tapi kok bisa??? Yaa karena tidak ada pilihan lain selain BERANI teman-teman. Itu satu”nya pilihanku saat itu. Rasa sedih, takut & rindu dikalahkan oleh tekad untuk belajar bahasa inggris di Pare. Mungkin  bagi segelintir orang, ke kampung inggris pare adalah hal biasa. Tiap liburan juga bisa. Tapi bagiku tidaaak,, itu kesempatanku yang belum tentu dapat terulang keduakalinya. Kapan lagi aku bisa kesana , pikirku. Kalau dalam bahasa daerahku itu “Tedafua”… Aku maksimalin.pokoknya aku belum boleh pulang sebelum bisa berkomunikasi menggunakan bahasa itu..Walhasil,, Alhamdulillah sekarang udah bisa dikit”,,hehe

Kembali ke uang 500K dalam sebulan tadi, aku kira itu cukup. Ternyata tidak teman”. 1 hari aku menghabiskan 30K untuk makan karena belinya diluar dan makan enaak terus. Makan enak kan mahaal,,hehe.Lidahnya terlalu sombong padahal gak sesuai sama isi dompet. 30K x 1 bulan = 900K. Berarti kurang 400K dong. Cara dapatnya gimana?? Kerja part time?? Yaa gak lah. Saat itu belum adaa pikiran begitu. Taunya cuma minta uang sama orang tua. 24 jam waktuku dipake buat kursus. Trus dapat uangnya gimana?? Minta lagi sama orang tua 200K. Itu cuma buat uang makan teman-teman. Aku tinggal 1 Asrama itu isinya hampir 100 orang karena 1 kamar 4 orang. Tiap weekend ada jalan”nya entah itu ke Jogja,Malang atau Kediri dsb. Tapi waktu itu bisa dibilang aku orang yang paling betah diasrama. Nggap pernah diajakkin jalan” atau gak mau jalan” nin? Banyak yang ngajakin teman”. Cuma masalahnya mereka gak pernah ngajakin gratis pasti patungan.hehehe. Aku sering ditanya ke Bromo yuk nin, Mau ikut ke kelud gak nin, tahun baru dijogja yuk nin,, Ke Museum Angkut yukk nin? Semuanya aku tolak dengan alasan lain kali ajaa deh, aku masih pengen istrahat. Temanku sampai bilang kaya gini, kamu itu tiap kali diajakkin gak pernah mau yaa..Padahal Bukannya aku gak mau. Siapa sih yang gak mau jalan”? Pengen teman”…Tapi waktu itu aku mikirnya, kalau keluar jauh pasti uangnya banyk yang kepake. Nanti dompet kosong sebelum waktunya. Trus nanti makannya pake apaa?? Akhirnya jalan-jalan dihapus dari daftar. Weekend yaa diasrama ajaa meskipun sepi. 4 bulan 2 minggu dipare, aku cuma 1 kali jalan” itupun hanya ke Kediri.Monumen simpang 5 Gumul yang bangunanya mirip Arc De Triomphe di Paris. Eaaaaa yang kepariss,,aamiin..     

4 bulan disana aku bukan hanya belajar bagaimana bisa berbahasa inggris yang baik dan benar ,tapi aku juga belajar tentang teori kehidupan. Aku belajar tentang arti kesabaran, keseriusan, tanggungjawab, bagaimana memanfaatkan waktu seefisien mungkin dan banyak hal lain tentang untuk apa kita hidup.
Waktu itu aku berpikir, sabar lah. Semuanya pasti ada waktunya kok. Eh ternyata benar. 1 tahun kemudian Aku dikuliahkan sama Allah di Jogja dengan gratis pula. Nikmat Tuhanmu Mana Lagi yang Dapat kau Dustakan??? Tau-taunya bukan hanya tahun baru di Jogja, kuliahnya malah disini. Jurusannya apaa coba ?? Aku dikasih jurusan Pariwisata sama Allah yang mana tiap matkulnya itu ada kuliah lapangannya di obyek wisata yang berbeda dan itu setiap semester. Bukan hanya tahun baru di Malioboro ajaa tapi Allah ngasih lebih dari itu. Sekarang kalau jalan” ,aku udah bosan teman”. Hehehe.  Sombong dikit yaa,,hehe. Bercanda kok. Dulu juga waktu aku diajak kin ke Museum Angkut Batu Malang,Aku dengan terpaksa menolak dan berbisik dalam hati, semua ada waktunya nin..dan ternyata waktu itu datang. Baru” ini aku melakukan observasi untuk jurnal Domestic Case Studyku ke Kota Batu Malang. Bukan hanya Meuseum Angkut teman”, tapi banyak destinasi yang dikunjungi.

Allah selalunya ngasih lebih. Walaupun gak dikasih 900 perbulan tapi Allah ngasih mendekati angka itu tepatnya 650K. Trus masih minta lagi gak sama orang tua? Masih teman-teman karena gak cukup buat bayar uang kos. Trus emang 650K cukup untuk uang makan dan uang keperluan kuliah.gak sih .berrti minta sama orang tua lagi dong.yaa gak lah.sudah kukatakan dari awal bahwa aku paling gengsi minta uang sama orang tua. Ada banyak cara untuk menutupinya. Puasa senin kamis,walaupun jeleknya aku baru puasa sunnah setelah dompet menipis,,hehe.trus itu doang? Gak,,jumat pagi karna ada senam pagi dikampus dan dapat makan gratis, aku ikut. Sabtu aku cassual dikampus dari jam 9 pagi sampai 5 sore dengan upah 35K+makan siang+ makan malam. Apa itu benar” membantu, nin? Bangat teman”.Ada banyak cara untuk bisa mandiri kalau kita mau. Bukankah ada pepatah yg mengatakan dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Pepatah itu benar dan udah aku buktiin    sendiri kok…     

Kalau ditanya  hal apa yang membuat aku paling bahagia adalah ketika aku mendengar tawa lepas dari orangtuaku, adalah ketika aku melihat senyum tulus dari  mereka, adalah ketika aku melihat air mata terharu karena bahagia yang jatuh dari mata mereka. Tuh kan nangiiiss lagii ,,,,, Pasti nangis kalau bahas mereka. Tapi, mereka sumber kebahagiaanku ya Allah. mereka Syurgaku ya Allah. Karena mereka aku bisa seperti ini. Aku ingin umur mereka lebih panjang dari umurku . Bahkan, kalau bisa hadiahkan seluruh jatah umurku untuk mereka. Jaga mereka Ya Allah, masih banyak mimpiku untuk mereka yang belum terwujud. Aku selalu menggunakan kata ” belum” bukan “tidak”karena aku yakin apa yang aku impikan pasti tercapai tapi belum saatnya. Tidak  ada yang tidak mungkin teman”. Bukan mau pamer bahwa aku udah ini itu, karena ini masih terlalu kecil untuk dipamerkan. Ingat, diatas langit masih ada langit  . Buat Motivasi ajaa kalau Tuhan Pasti Ngasih apa yang kita minta. Cuman terkadang Dia Menunda karena menunggu waktu yang  tepat untuk kita menjemputnya. Pada waktu tepat, disaat yang  tepat, Semua akan indah pada  waktunya. Jadi,  sabaar sajaa,,, 

“My First Love”,Ku Titip Rinduku Dalam Bait-Bait Doaku

Semua orang pasti pernah merasakan satu rasa yang disebut jatuh cinta. Entah itu dimulai ketika dia duduk di bangku sekolah, bangku kuliah ataupun ketika sudah jadi sarjana. Bahkan anak Sekolah Dasar sekarang pun sudah berani mengatakan “I Love You” untuk pasangannya yang dia sebut sebagai pacar. Cinta itu datangnya suka tiba-tiba. Cinta itu datangnya tidak pernah melihat situasi. Terkadang seseorang belum ingin jatuh cinta. Dia masih ingin fokus mengejar cita-citnya, fokus berkarir dan lain sebagainya. Tapi, cinta sering masuk ke hati tanpa izin pemiliknya. Kalau ditanya soal cinta pertama, setiap orang pasti punya kisahnya masing-masing. Setiap orang  mempunyai definisi masing-masing soal cinta pertamanya. Beberapa orang mengatakan cinta pertama itu adalah pacar pertama tapi ada juga yang mengatakan cinta pertama itu adalah ketika seseorang punya rasa yang besar atau dalam bangat untuk orang yang dicintainya yang bukan pacar pertamanya. Seperti halnya Nura, Seorang gadis remaja yang cerdas, tegas dan sholihah. Setiap hari dia disibukkan dengn belajar dan hanya fokus pada pencapain mimpi-mimpinya. Gadis yang ibaratnya punya segudang prestasi.

Jangankan untuk pacaran, bergaul sama lawan jenisnya pun diia jarang. Duduk dan bercanda dengan teman-teman cowok sekelasnya pun jarang dia lakukan selain untuk diskusi mengenai pelajaran atau hal-hal bermanfaat lainnya. Ketika semua teman-temannya saling berboncengan antara laki-laki dan perempuan , dia memilih berboncengan dengan sahabatnya Riani. Bukan karena dia sombong atau sok jual mahal tapi karena dirinya yang tidak terbiasa dengan  hal-hal seperti itu. Dia dikenal orang bukan karena pintarnya bergaul dengan siapa saja, juga bukan karena dia yang gonta-ganti pacar, ataupun bukan karena dia yang sering keluyuran melainkan karena prestasi yang dimilikinya. Nura bukan gadis dengan paras yang cantik jelita ataupun fashionable layaknya gadis-gadis yang lain. Dia adalah gadis sederhana dengan jilbab panjang menutupi tubuhnya. Setiap ada cowok yang mendekatinya dengan niatan mau pacaran pasti selalu dia abaikan sebab dia punya prinsip untuk jomblo sampai halal. Pernah suatu ketika ada seseorang yang mengirimkan pesan untuknya lewat sms, “lagi apa, Nura?” Dengan tegas dia membalas pesan itu “ lagi nggak ingin terima sms darimu”. Mungkin karena jawaban itu akhirnya cowok tersebut berhenti menghubunginya  hingga saat ini. Hal tersebut tidak segan-segan dia lakukan demi menjaga prinsipnya. Namun, sikap cueknya pada cowok bukan berarti Nura tidak pernah jatuh cinta. Sikap cueknya pada cowok bukan berarti Nura tidak bisa merasakan apa yang dinamakan dengan cinta. Dia hanya menghindari perasaan itu datang menghampirinya. 

Suatu hari dia dikenalkan oleh  Dea sahabat karibnya dengan salah seorang cowok bernama Nuril. Waktu itu Nura mengira Nuril adalah teman sekolah Dea waktu SMA. Nura mengira Nuril mau berkenalan  hanya untuk berdiskusi tentang pelajaran atau materi-materi pendidikan lainnya. Maka, tanpa sedikitpun keraguan dia menerima perkenalan itu. Suatu ketika Nuril menyapa Nura lewat akun sosial medianya. “Assalamualaikum, Saya Nuril teman Dea yang dikenalkan sama kamu. Kamu Nura, kan?” Kata Nuril. Waalaikumsalam, ia saya Nura. Ada yang bisa saya bantu? Tanya Nura. Tidak ada Nura, kata Nuril. Saya hanya ingin berkenalan denganmu. Dari situ perasaan Nura mulai ragu. Waah, kayanya orang ini punya maksud tertentu. Mungkinkah dia mau PDKT, seperti apa yang dikatakan orang-orang diluar sana,”pikir Nura”. Tapi waktu itu Nura tidak mengbaikannya. Dia terus membalas chat dari Nuril. Pada suatu waktu Nuril bertanya pada Nura, “ Nura, kalau ada seseorang yang datang dan mengajakmu pacaran, bagaimana tanggapanmu?”Tanya Nuril. Kata Nura, aku akan mengabikannya. Aku nggak mau pacaran sebab Islam melarang Pacaran. Aku mau jomblo sampai halal, Kata Nura. Tapi, kalau dia datang hanya untuk PDKT, bagimana kamu menanggpinya Nura? Apakah kamu akan tetap mengabaikannya? Tanya Nuril. Kalau dia datang dengan niat yang baik, maka tidak ada salahnya kalau kita berteman, kata Nura lagi. Akhirnya hari demi hari tanpa disengaja mereka jadi lebih dekat dan akrab satu sama lain. Hal yang paling ditakutkan dari seorang cewek ketika memiliki sahabat cowok adalah munculnya perasaan jatuh cinta. Seperti pepatah Jawa yang mengatakan “ Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” yang artinya datangnya cinta karena terbiasa. Nura secara diam-diam mulai suka pada Nuril. Walaupun tidak pernah bertemu, tapi kebiasaan berkomunikasi membuatnya jatuh cinta yang teramat dalam untuk pertama kalinya pada Nuril. Berulang-ulang dia katakan bahwa dia tidak ingin jatuh cinta disaat yang belum tepat karena menurutnya ketika dia jatuh cinta pada seseorang, maka yang ia dapat hanyalah rasa sakit hati. Dia tidak ingin jatuh cinta karena mencintai seseorang dan memendamnya hanya akan membuatnya menderita. Namun,  lagi-lagi  cinta tak dapat ditolak. Rasa itu selalu datang tanpa di undang oleh si pemilik hati.

Apa yang ditakutkan Nura, akhirnya tiba. Dengan prinsipnya untuk tidak pacaran, dia memilih mencintai Nuril dalam diam. Ketika sebagian remaja lainnya yang sedang jatuh cinta mengatakan I Love You, Wo Ai Ni, Ich Liebe Dich dan ungkapan-ungkapan cinta lainnya kepada orang yang dicintainya, dia memilih memendamnya walaupun rasanya sesak. Nura takut kehilangan Nuril. Nura takut Nuril mencintai gadis lain, tapi Nura hanya ingin menjaga cintanya dengan prinsipnya. Cara dia mencintai Nuril mungkin berbeda dengan gadis lain pada umumnya, tapi baginya diam adalah cara terbaik untuk mencinti Nuril dan dia telah memilih cara itu.

Suatu hari, untuk pertama kalinya dia bertemu Nuril. Seperti gadis remaja lainnya, dia bahagia bertemu dengan orang yang dicintainya walau hanya 15 menit. Setelah pertemuan itu, Nuril mulai jarang menghubungi Nura hingga akhirnya 6 bulan kemudian mereka bertemu lagi. Kali ini lebih lama dari 15 menit tapi kurang dari 15 jam juga. Tepatnya 3 jam mereka duduk bercerita. Nura mengira, Nuril akan mengatakan I Love You di pertemuannya yang kedua. Tapi kenyataannya Nuril diam dan cuek. Dia tidak menunjukkan tanda-tanda kalau dia menyukai Nura. Hal tersebut membuat Nura bingung tentang perasaan dan sikap Nuril yang berubah-ubah terhadapnya. Tapi bagi Nura, ia tetap yakin kalau Nuril mencintainya. Mungkin diam adalah cara yang Nuril pilih untuk mencintai Nura.

Dipertemuannya yang kedua dengan Nuril ternyata menyisakkan rasa rindu di hati Nura. Hampir setiap hari Nuril selalu ada dipikirannya. Mau makan ingat dia, mau mandi ingat dia, mau tidur ingat dia, mau membaca Qur’an pun bayangan Nuril selalu muncul. Nura selalu berbagi cerita pada Riani sahabatnya kalau dia sangat mencintai Nuril. Dia ingin menggenggam tangan Nuril lebih dari salam pertemuan dan perpisahan. Nura ingin mengatakan bahwa betapa bahagianya dia bisa bertemu dengan Nuril walau hanya sesaat. Bahkan, Nura ingin mengatakan pada Nuril bahwa “ keep on in my side, keep on your heart and your eyes only for me” Tapi semuanya tertahan karena dia lebih mencintai Tuhannya yang melarangnya pacaran. Sahabatnya Riani pun selalu mengatakan sabar Nura, semuanya itu ada saatnya. Nura ingin menjalin hubungan yang disebut pacaran itu. Pacaran itu menyenangkan katanya. Bisa berduaan terus, bisa menggenggam tangan orang yang dicintainya dan lain sebagainya. Tapi keinginannya dikalahkan oleh rasa takutnya sama Allah yang menciptakan dan memberikan rasa cinta itu padanya. Dia tidak ingin membuat Allah cemburu. Sebaik-baik kekasih kita adalah Allah, begitu kata Nura. Malam-malamnya dihiasi dengan deraian air mata. Cintanya tertahan. Cintanya diam. Dia berharap Nuril tahu meskipun dia mencintainya dalam diam. Dia mengadu pada Tuhannya lewat sujud-sujud panjangnya, “ Ya Allah, kenapa Engkau beri rasa ini padahal aku tidak menginginkannya. Aku tidak pernah meminta Ya Allah. Kenapa aku begitu mencintainya ya Allah? Begitulah cara mengatasi kerinduannya. Dikala rindu datang, dia selalu menangis dihadapan Allah. Dia selalu meminta lewat setiap bait-bait doanya agar Allah menyampaikan rasa rindunya pada Nuril walau antara Nura dan Nuril tak ada komunikasi lagi. Dia yakin pada saat yang tepat, di waktu yang tepat, semua akan indah pada waktuya.

TENTANG PENULIS

NINA NURRAHMAH, lahir di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Ia adalah Mahasiswi S1 jurusan Hospitality di Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta. Saat ini ia menjalani studi S1 nya dengan bantuan beasiswa dari Pemerintah. Hobinya mengoleksi prestasi membuatnya giat dalam mengikuti setiap perlombaan. Dia termasuk salah satu mahasiswi yang aktif mencari link-link beasiswa. Tak hanya itu, dengan bakat menulisnya ia juga selalu mencari informasi mengenai lomba-lomba menulis demi menyalurkan bakatnya dan menggapai mimpinya menjadi seorang penulis.
Kritik dan saran sangat ia harapkan guna peningkatan kualitas tulisan-tulisan selanjutnya. Untuk itu silahkan kirim kritik dan saran ke email: nina.nurrahmah95@gmail.com atau fb: 

Nina Nurrahmah.

​KEEP ON YOUR FAITH “MUSLIMAHKU”

      Sahabatku, apa kabar imanmu hari ini ? Apakah lebih baik dari hari kemarin ataukah lebih buruk? Apapun keadaanmu hari ini, aku berharap kita sama-sama kembali ke jalan yng lebih baik dari sebelumnya. Seburuk aapun keadaan kita hari ini, yang terpenting kita masih punya kemauan untuk maju satu langkah dari keadaan kita kemarin. Aku tidak mengatakn diriku lebih baik dari dirimu, itulah mengapa aku menggunakan kata “kita” dalam surat terbuka ini. Sebelum aku menyampaikn isi surat ini, boleh yaa aku berbagi cerita sedikit. Ketika pertama kali aku menemukan tema menulis tentang “Wanita”, aku langsung berpikir bahwa inilah kesempatanku untuk menyampaikan pesan kepada sahabatku “wanita”. Mungkin melalui tulisan ini, ada sepatah dua kata yang akan membawa mereka menuju hal yang lebih baik lagi.
Sahabatku, ayo sama-sama kita melihat siapa kita dimasa lalu? Kita adalah orang yang menjaga akhlak kita. Kita adalah orang yang punya rasa malu yang luar biasa. Kita adalah orang yang selalu menundukkan kepala ketika berjalan dan berpapasan dengan lawan jenis kita. Kita terjaga wahai sahabatku. Tapi, sekarang kok malah sebaliknya yaa? Ada apa dengan kita, sahabatku? Sekarang kok malah lawan jenis kita yang punya rasa malu luar biasa ketika berpapasan dengan kita. Kita memakai kerudung kemana-mana, tapi bukan untuk menutup aurat melainkan untuk membungkus aurat. Kita mengaku telah memakai kerudung, tapi kok setiap sudut dari lekuk badan kita masih bisa dinikmati oleh lawan jenis kita dengan gratis. Berarti ada yang salah sahabatku. Ayo muhasabah diri, sudah sejauh mana kita berhijrah?

Aku tidak mengatakan kalau kita harus jadi Khadijah, Aisyah, Maryam ataupun Fatimah. Aku hanya rindu cara mereka memuliakan diri mereka. Aku rindu sosok wanita seperti mereka. Aku hanya ingin rasa malu luar biasa itu tetap melekat dalam diri kita. Malu ketika mata kita saling bertatapan dengan orang yang belum pantas kita pandangi. Malu ketika tangan kita memegang tangan seseorang yang belum pantas kita sentuh. Malu ketika tak ada lagi yang tertutup  dari diri kita, sahabatku. Tapi ingat, tidak ada kata terlambat untuk memperbiki diri menjadi lebih baik lagi. Ayo kita lanjutkan perjalanan hijrah kita. Bukan hanya sebatas membungkus aurat tapi kita menutup aurat . Jaga segala sesuatu yang melekat pada diri kita. Jaga iman kita sahabatku agar senantiasa stabil.

TENTANG PENULIS

NINA NURRAHMAH, gadis kelahiran WAKATOBI, Sulawesi Tenggara ini selalu berani bermimpi. Ia adalah mahasisiwi jurusan S1 Hospitlity di Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta dengan bantuan beasiswa dari pemerintah. Bakatnya menulis terus ia kembangkan dalam lomba-lomba karya tulis. Motivasinya menulis Keep on Your Faith ini adalah untuk menjaga sahabatnya para wanita.

“SEANDAINYA”

​“SEANDAINYA

Aku memulai catatan ini dengan kata “seandainya”. Mungkin akan menimbulkan rasa penasaran bagi setiap insan yang membacanya. Aku ingin coretan tinta pena ini bermanfaat untuk para remaja sebab mereka adalah insan yang punya rasa penasaran yang tinggi.

Ini salah satu kisahku, sobat. Aku menulis ini dengan perasaan sedih karena harus mengingatnya kembali. “ Seandainya” 1 kata yang menumpahkan air mataku. 1 kata yang membuatku ingin kembali ke masa lalu. Masa dimana aku pertama kali ditanya apa cita-citaku? Hampir disetiap statusku di sosial media, aku selalu menulis tentang mimpi. Selain untuk memotivasi orang lain, itu juga adalah salah satu motivasi yang terus menyemangatiku dalam mewujudkan mimpi-mimpiku.

Ketika kelas 5 SD, itu pertama kalinya aku ditanya tentang apa cita-citaku? Dengan polos aku menjawab, aku mau jadi Guru sebab Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Aku mengungkapkan cita-citaku dengan alasan yang jelas dan mulia. Tapi saat itu hanya sebatas cita-cita dan belum di dukung dengan usaha untuk menggapainya. Kelas 6 SD aku ditanya lagi. Apa cita-citamu, nin? Jawabanku berubah. Aku mau kerja di perusahaan memakai jas dan rok dibawah lutut. Alasan anak seumur 10 tahun. Saat itupun hanya sebatas kata-kata. Aku masih belum paham bagaimana cara menggapainya. Ketika kelas 2 SMP, aku sering aktif dalaam lomba pidato, puisi dan sejenisnya. Di kelas aku dikenal aktif bertanya dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Maka, ketika aku ditanya lagi tentang apa cita-citaku? Dengan bangga, aku menjawab bahwa aku mau jadi Reporter dengan alasan yang sama ditambah sering menonton Reporter yang lagi membawakan berita di TV. Tapi, lagi-lagi itu Cuma sebatas mimpi dilisan saja. Memasuki SMA kelas 1, aku ditanya lagi, apa cita-citamu? Kali itu aku menjawab aku mau jadi Dokter. Tapi anehnya jawabanku kali ini tanpa alasan. Aku hanya ingin jadi dokter. Sampai dititik itupun aku tidak pernah mencari bagaimana aku bisa jadi dokter? Apa yang harus aku persiapkan? Aku hanya sebatas bermimpi tinggi tanpa usaha. Memasuki kelas 3 SMA, aku malah bingung mau kuliah dijurusan apa? Aku tertarik menjadi seorang dokter, tapi disisi lain aku ingin jadi kontraktor. Semua itu lagi-lagi hanya sebatas cita-cita dimulut. Padahal seharusnya aku sudah punya perencanaan yang matang waktu itu. Tetapi, semuanya mengambang sementara waktu terus mengejarku. Semuanya hanya terucap dibibir saja. Tidak ada catatan tentang target apa yang harus aku gapai. Sehingga ketika mengikuti Tes SBMPTN, aku bingung jurusan apa yang harus aku tulis.

Aku ingin jadi dokter, aku ingin jadi kontraktor tapi usahaku Nol. Akhirnya saat itu hasilnya pun Nol. Aku mengalami kegagalan total selama dua tahun berturut-turut. Apa yang aku jalani sekarang benar-benar diluar perencanaanku. Namun aku bersyukur dengan itu semua aku belajar untuk menghargai waktu lebih baik. Itulah mengapa aku memulai tulisan ini dengan kata “Seandainya”.

Seandainya waktu bisa diputar kembali, aku ingin memulainya dengan baik dari awal. Seandainya apa yang aku pikirkan sekarang muncul sekitar 6 tahun yang lalu, aku akan menata waktuku lebih baik lagi. Aku akan menulis setiap target-targetku dalam menggapai mimpi-mimpiku. Seandainya aku masih bisa berjalan mundur, aku ingin mematangkan cita-citaku sejak dini. Aku ingin mencari tahu bagaimana cara menggapai mimpiku. Bukan hanya sebatas mimpi yang terucap. Kalau waktu masih bisa bergulir, aku akan membuat Map tentang mimpiku, apa cita-citaku, bagaimana cara menggapainya dan apa yang harus aku persiapkan. Semuanya akan aku buat lebih jelas dan terstruktur.

Aku menceritakan ini bukan berarti aku tidak mensyukuri apa yang aku peroleh sekarang. Tapi, aku menyesali begitu banyak waktu yang aku sia-siakan. Begitu banyak waktu yang aku abaikan tanpa berbuat sesuatu yang bermanfaat. Padahal aku tahu, waktu terus berjalan meninggalkanku. Aku tahu kalau sisa umurku didunis terus berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Aku tahu itu. Aku menyadari hal itu. Tapi aku tetap diam ditempat tanpa berkontribusi apa-apa. Aku membiarkan waktu pergi meninggalkanku begitu saja.

Belajar dari itu semua, sekarang aku mulai menata waktuku dengan baik. Aku tidak menginginkan hal itu terulang kembali. Aku mulai menulis target-targetku dimulai dari menulis target harianku. Aku ingin setiap waktu yang aku lalui selalu terisi dengan sesuatu yang bermanfaat. Sehingga tidak ada yang perlu disesali lagi ketika waktu berlalu meninggalkanku. Sekarang satu hal yang aku sadari, segala sesuatu mungkin bisa kembali, tapi satu hal yang tidak akan pernah kembali adalah WAKTU.

Teman-teman, Ingat. Waktu terus berjalan. Umur kita terus berkurang. Tolong, jangan jadikan alasan aku masih muda untuk kita mengabaikan waktu. Jangan pernah katakan umurku masih panjang, karena kita tidak pernah tahu sampai kapan kita masih bisa bertahan. Cukup aku saja yang menyia-nyiakan waktu selama kurang lebih 6 tahun. Cukup aku yang punya mimpi sebatas dimulut saja. Kalian jangan sahabatku. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin. Buat target mimpi kalian lebih terstruktur lagi. Kalian mungkin belum merasakan manfaatnya sekarang, tapi percayalah itu akan sangat bermanfaat buat kalian semua. Isi waktu kita dengan hal-hal yang positif. Isi sisa umur kita dengan sesuatu yang bermanfaat. Sebab, Tuhan sangat mengapresiasi masa muda bagi para pemuda yang mengisi waktunya dengan hal yang bermanfaat. Itulah masa muda luar biasa. Sehingga tidak ada kata “Seandainya” lagi di ujung cerita kita.
 Biografi Penulis

Nina Nurrahmah, Gadis remaja kelahiran Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini selalu berani bermimpi. Seperti arti namanya Cahaya Kerahmatan, dia ingin kehadirannya menjadi rahmat buat orang lain. Dia adalah seorang mahasiswi semester 2 jurusan Hospitality di Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Yogyakarta. Ia adalah salah satu pemburu beasiswa. Saat ini ia menjalani Studi S1 nya dengan bantuan Beasiswa Bidikmisi dari Pemerintah. Menurut gadis ini, mimpi lain boleh gagal, tapi tidak dengan semangatnya untuk terus melanjutkan Pendidikan. Mimpinya untuk menjadi penulis terus ia kembangkan melalui lomba-lomba karya tulis. Motivasinya menulis catatan ini, ia ingin menunjukkan kepada para remaja bahwa manfaatkanlah waktu dengan sebaik mungkin selagi muda, karena ketika sudah tua yang ada hanyalah penyesalan. Sesuatu yang tidak akan pernah kembali adalah WAKTU. 

The Story of My Beloved Family

Malaikat Tak Bersayap

La Irama & Norma..begitulah nama mereka.tak ada gelar panjang yang mengikuti di belakangnya.Tapi, kalaupun harus ada gelar, maka bagiku tak akan pernah ada gelar yang pas untuk menandingi jasa mereka. Walaupun ayahku hanya mengenyam pendidikan hingga smp dan ibuku hanya lulusan sma,tapi pendidikan yang mereka berikan pada anak-anaknya melebihi orang tua dengan gelar doktor dan profesor.Ayahku mendidikku dengan keras dengan tujuan agar aku mandiri dan tidak menggantungkan hidup pada orang lain. Ayahkulah yang selalu menyuportku untuk merantau sejauh-jauhnya selama itu untuk menuntut ilmu. Ayah selalu mengatakan,nak ambil setiap peluang yang ada,jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu yang baru..bagi ayah kamu gak harus memperoleh kemenangan,yang terpenting adalah pengalaman. Kumpulkan sebanyak mungkin pengalaman agar setiap waktu yang kamu lewati itu berharga.untuk pendidikan ayah selalu mengatakan YES,tanpa menolak.ketika ada didekatnya, mungkin ayahku adalah sosok yang keras dan cuek, namun ketika aku jauh dialah satu-satunya orang yang membuatku berani ngomong tentang semua mimpiku..dialah orang pertama yang aku ceritakan soal rencana masa depanku.dialah orang pertama tempatku mengadu kalau aku nggak punya duit lagi..aku bahkan nggak berani ngomong sama ibuku..selalunya melalui perantara ayah dulu.Tapi, ibuku juga adalah sosok yang luar biasa.seperti namanya Norma, ibuku penuh dengan aturan. Bahkan, hingga aku sudah nggak dirumah lagi,ibu masih tetap penuh dengan aturan dalam menjagaku. Tapi, didikan ibuku mampu membuatku jadi orang yang peduli terhadap orang lain. Tak akan pernah ada cara yang cukup untuk membalas kebaikan mereka,tapi aku sangat ingin membahagiakan mereka. Ketika melihat para orang tua lain ke Baitullah, aku selalu ingin membawa orang tuaku kesana..semoga Allah meridhoi mimpi ini,, Love you so much my Heroes,,,  

Salah satu motivasiku mencetak prestasi

Ada yang mengatakan kalau punya kaka perempuan itu cenderung membuat kita iri. Mungkin ada benarnya apa yang diakatakan mereka. Motivasi pertamaku untuke mencetak lebih banyak prestasi adalah dia,kakakku. Irma Suwinda namanya. Aku tidak perlu mencari contoh di luar sana tentang bagaimana merangkai semangat untuk mengejar mimpi. Cerita hidup dan kesuksesannya sudah lebih dari cukup menemani langkah kakiku untuk menjemput mimpi-mimpiku. Aku iri karena kuatnya dia sebagai wanita. Aku iri karena dia bisa dibilang mampu dalam segala hal. Aku iri pada konsistennya dia dalam setiap keputusan yang dia ambil,,namun,semua perasaan iri itu kalah dengan rasa bangga karena telah jadi adiknya..Aku bangga pada apa yang telah dia gapai hingga saat ini..aku bersyukur karena kesuksesannya adalah bagian dari motivasiku untuk terus belajar. Karena dia aku selalu berjuang untuk membuat orangtuaku bangga. Kalau kebanggaan orang tua adalah karena melihat anaknya tumbuh menjadi anak yang baik dan berprestasi ,maka aku akan selalu berjuang untuk jadi anak seperti itu.

Hunter of Scholarship

Dikeluargaku,aku adalah anak yang gak bisa apa” dibanding saudara”ku yang lain. Aku adalah orang yang susah untuk diajak bercanda . Kata kakakku, aku adalah orang yang lambat dalam mengerti suatu hal.Tapi aku sadar akan hal itu.kalau bukan karena belajar keras, aku pasti sudah jadi orang paling bodoh dikelas. Mungkin Tuhan mau aku belajar terus soalnya setiap yang aku inginkan itu selalu dibawa ke arah yang lain.Aku selalu menyebut diriku hunter of scholarship karena semangatku melakukan apa aja demi mendapatkan beasiswa. Aku belajar meningkatkan kualitas diriku dari membaca buku-buku motivasi dan nonton video-video motivasi. Itulah sahabat sejatiku kalau udah mulai ada perasaan menyerah.saat ini aku lagi belajar melatih kesabaran..tapi aku selalu punya mimpi untuk menjadi motivator buat orang lain . Aku ingin selalu memberi sesuatu yangbermanfaat untuk orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.

Satu penyakitku yang sulit disembuhkan adalah “pelupa”.susah ingat nama orang dan susah ngafalin jalan. Ayahku selalu marah kalau jalan sama aku karena selalu bingung ketika ditanya soal arah. Aku selalu merasa sebagai orang paling bodoh meskipun banyak yang bilang nina itu wanita cerdas,,hehe. Masih harus kerja keras lagi buat buktiin kalau aku itu benar” orang yang cerdas.hehehe

Yusril Irmawan

The only son in my family. Kata mama, dia itu beda sendiri. Beda sama kakak”nya yang baik ini,,hehe.kalau ditanya soal cita-citanya,pasti jawabannya “saya tidak tahu”. Yang penting dapat uang banyak katanya. Anak yang hampir tiap hari bikin orangtuaku marah karena tingkahnya. Pendiam dan pemalu. Pokoknya beda bangat sama kakak”nya. Tapi, aku yakin dia punya niat dan tujuan tersendiri yang gak mau dia share sekarang. Aku selalu berdoa semoga dia tidakterlibat pergaulan yang salah.

Orang yang buat rumah jadi ramee

Iffa Astila Rahma, si kecil yang cerewet, cantik, imut dan pintar. dia dikirim oleh Tuhan untuk mengukir banyak tawa dalam keluarga. Cantiknya lebih mirip aku ,,hehehe. Anak yang mudah tanggap terhadap segala sesuatu. Yang selalu tanya apa ini dan  apa itu??
Merekalah orang-orang yang selalu ingin aku bahagiakan. Aku terus belajar untuk mereka. Aku terus semangat berjuang karena ada mereka yang mensupportku dibelakang layar.Terima kasih untuk doa dari keduaorangtuaku, untuk semangat motivasi dari kakakku, dan untuk terima kasih untuk 2 orang adikku yg menjadi alasanku untuk siapa aku berjuang..Semoga aku selalu bermanfaat untuk orang lain.selalu bisa terus membagi walau itu hanya senyuman.

       

           

      

“Kaya Akan PeradabanIslam”Itulah Negara Impianku

Kecintaanku pada islam agamaku, membuatku ingin menggali, menggali, dan menggali lebih dalam lagi tentang sejarahnya. Tidak cukup bagiku kalau hanya mengetahui rukun iman dan rukun islam saja. Tak adil rasanya jika aku hanya tau tentang teori akan indahnya islam, namun tidak pernah bangkit dan melangkah untuk menyaksikan betapa dahsyatnya karunia Tuhan di luar sana. Sejak bertahun-tahun silam, jiwa kecil ini selalu bermimpi bisa terbang dan menginjakkan kaki di negara-negara yang kaya akan sejarah indahnya islam.
Jika aku ditanya mengenai negara mana saja yang akan aku kunjungi, maka yang akan menjadi pilihan pertamaku adalah Arab Saudi khususnya Mekkah Al-Mukarramah. Siapa hamba Allah SWT yang tidak bermimpi kesana? Sebuah kota yang menjadi tujuan semua Umat Muslim. Kota suci yang banyak melahirkan para nabi, salah satunya teladan kita Nabi Muhammad SAW. Di kota inilah banyak sejarah islam muncul. Kota yang dikenal dengan kota dagang serta memiliki pusat pendidikan pengajaran agama islam. Tergugat dalam jiwaku untuk segera mencium Kakbah, menunaikan sholat di Masjidil Haram, menyaksikan mengalirnya air zam-zam dan mengelilingi setiap sudut kota demi menyaksikan nikmat Allah SWT yang tiadak dapat kudustakan.

Kota selanjutnya adalah Cordoba, Wina, dan Paris. Terinspirasi dari sebuah film 99 Cahaya Di Langit Eropa yang menceritakan catatan perjalanan spiritual pasangan Hanum Salsabila dan Rangga Almahendra, akupun tertarik untuk menyaksikan peradaban-peradaban islam di sana.
Pertama CORDOBA. Salah satu pusat peradaban islam di Eropa, sekaligus saksi runtuhnya benteng islam di Spanyol. Kota inilah yang melahirkan banyak ulama untuk kita dalam berbagai ilmu pengetahuan. Tergerak jiwaku untuk mengunjungi sebuah Masjid Agung Cordoba yang masih tetap eksis hingga sekarang ini dengan seni dan artefak ala islam lengkap dengan mihrab-mihrabnya walaupun sekarang masjid ini sudah beralih fungsi menjadi Gereja ( Kathedral Mezquita ).

cordoba

Kedua WINA. Tepatnya di Wien Stadt Museum. Aku sangat ingin menginjakkan kaki disana untuk melihat lukisan Kara Mustafa Pasha ( Seorang panglima Turky yang memimpin pasukannya untuk menaklukan kota untuk ekspansi islam ke Eropa pada masa Kekaisaran Utsmaniah di Turky ). Ironisnya, lukisan Kara Mustafa Pasha dipajang untuk menunjukkan kebencian kepada sosok panglima perang, bukanlah sebagai tanda pahlawan.

wien

Ketiga PARIS. Tepatnya di Museum Louvre ( salah satu meseum terlengkap di dunia ). Ada sebuah lukisan disana yang membuat aku penasaran untuk melihatnya secara langsung. Lukisan itu adalah gambar Bunda Maria dan Bayi Yesus yang sedang digendongnya. Aku bukan penasaran terhadap muka Bunda Maria ataupun Bayi Yesus, melainkan terhadap lafal tauhid islam “ La Ilaha Illallah “ yang tertulis di pinggiran kerudung Bunda Maria. Hal yang lebih menakjubkan lagi bahwa ternyata lukisan lafal tauhid ini digoreskan secara tidak sengaja. Subhanallah !!!

Akupun ingin terbang ke Turky, salah satu negara di Eropa dengan peradaban islam yang besar. Sholat di Blue Mosque dan mengelilingi setiap sudut masjid itu adalah salah satu mimpiku. Belum lagi Istana Topkapi yang menyimpan beberapa peninggalan Rasulullah SAW, My Beloved Idola.

Sungguh aku ingin sekali menjelajahi semua negara yang menyimpan peradaban islam. Selain travelling, aku juga ingin menyaksikan dahsyatnya ciptaan Allah SWT yang lagi-lagi tak dapat kudustakan. Ketika hanya membayangkannya saja, lidah ini tak hentinya mengucapkan Subuhanallah, apalagi kalau mimpi itu jadi nyata. Pasti jiwa ini akan bersimpuh memohon ampun sebab jarang mensyukuri nikmat-Nya.
Tak sabar rasanya kalau harus menunggu 10 tahun baru kesana. Karena raga ini sudah cukup lama menunggu dan ingin segera terbang untuk berjumpa dengan setiap keajaiban-Nya.